Pihak Kampus UII Mengakui Adanya Kekerasan dalam Diksar Mapala UNISI

Pihak Kampus UII Mengakui Adanya Kekerasan dalam Diksar Mapala UNISI

Ketua Tim Investigasi UII beserta Wakil Rektor III UII, Bapak Abdul Jamil, mengatakan pihak bahwa UII tidak akan menutupi ataupun menghalang – halangi bila pihak keluarga dari Muhammad Fadhli atau Syaits Asyam menggunakan haknya sebagai warga negara. Pihak UII siap bila memang diajukan gugatan hukum.

UII pun siap menegakkan peraturan kedisplinan bila ada pihak panitia yang dinyatakan bersalah dalam proses investigasi.

Menurut informasi yang dilansir dari Tribunnews.com selasa 24/01/2017 Pihak Kampus UII mengakui adanya tindak kekerasan dalam kegiatan Diksar MAPALA Unisi The Great Camping yang berlangsung pada 13-20 Januari 2017.

Temuan awal investigasi internal UII menyebutkan, terdapat oknum yang melakukan kekerasan.

Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo M.Sc. dalam pernyataan resminya hari ini membenarkan adanya kekerasan, hasil menggali keterangan dari peserta The Great Camping.

Dari temuan bukti tersebut, UII berjanji akan menindak tegas oknum pelaku kekerasan.

“Tim Investigasi terus melakukan pencarian fakta dan informasi yang menguatkan dugaan ini, dan apabila terbukti, maka pihak yang melakukan kekerasan akan ditindak tegas sesuai aturan kedisplinan mahasiswa yang berlaku di UII,” ujar Harsoyo pada Selasa (24/1/2017).

UII juga menyerahkan sepenuhnya segala proses penyelidikan kepada pihak kepolisian.

Sebelumnya, UII juga siap bila diajukan gugatan hukum oleh pihak keluarga mahasiswa yang meninggal dalam acara MAPALA

(Visited 64 times, 1 visits today)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan