Bocah Balita Ini Diculik ISIS Karena Namanya Lionel Messi

Bocah Balita Ini Diculik ISIS Karena Namanya Lionel Messi

Seorang bocah Kurdi Yazidi berusia tiga tahun diculik oleh kelompok militan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) pada 2014 lalu karena memiliki nama Lionel Messi. Nama tersebut diberikan sang ayah lantaran dia mengidolakan pemain bola asal Argentina tersebut.

Rupanya nama tersebut menjadi salah satu pemicu ISIS menculik Messi beserta ibu dan saudara perempuannya dari rumah mereka di Sinjar, Irak bagian utara. Saat itu ISIS memang mengincar banyak orang untuk disandera dengan meminta imbalan tak masuk akal meski keluarga tawanan tidak memiliki uang.

Dua tahun berada dalam penangkaran, Messi akhirnya berhasil dibebaskan. Kini dia tinggal di sebuah kamp pengungsi di Dohuk, Kurdistan Irak. Meski sudah bebas, Messi mengalami trauma mendalam dan hampir tidak pernah bicara. Tak hanya itu, Messi juga dipaksa untuk mengganti namanya.

“Para fanatik itu menyuruh istri saya untuk mengganti nama “kafir” itu jadi Hassan,” kata ayahnya, seperti dilansir dari laman express.co.uk, Rabu (26/4).

Kini tiap disapa Messi dia hanya bisa menggeleng karena takut akan mendapat balasan dari militan yang membenci nama terkenal itu. Tak hanya itu, bocah yang kini sudah berusia lima tahun itu juga lebih memilih mainan pistol meski dulunya sangat menyukai sepak bola.

Sebanyak ribuan wanita dan anak-anak ditangkap dan ditahan oleh gerilyawan ISIS saat kelompok tersebut menyerang Sinjar pada Agustus 2014 lalu. Namun diperkirakan sekitar 3.000 orang telah diselamatkan meski masih banyak lagi yang ditahan.

Mereka yang ditahan dijadikan sebagai budak oleh kelompok ekstremis itu. Tak jarang mereka juga memenggal para tahanan yang dianggap melanggar aturan. //merdeka

(Visited 25 times, 1 visits today)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan